Langsung ke konten utama

Kopi Darat “Pemanfaatan Media Sosial Untuk Desa Sasak dan Pemuda Desa Sasak”


 (Flyer Kopi Darat)


Kopi Darat " Pemanfaatan Media Sosial demi pembangunan Desa Sasak
Kang Jumadi Doel 93 ~ Hari ini (07/10/2017), Dalam Rangka Gerakan Revolusi Mental ini Pemuda Desa Sasak mengadakan acara yang bermanfaat bagi Pemuda Desa Sasak dan Perangkat Desa judulnya Kopi Darat. dalam hal ini ada beberapa Narasumber yang memberikan Materinya antara lain :
  1. Ahmad Satibi, S. Pd ~ Ketua Umum Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Tangerang Utara (HIMAPUTRA) memberikan Materi Pendidikan Lingkungan bagi Wirausaha Bank Sampah
  2. Wiaji C. Dit Kemitraan Komunikasi - Ditjen IKP ~ Kemkominfo RI memberikan Materi Kelompok Informasi Masyarakat dan Pentingnya Media Sosial di Era Digital.
  3. Jumadi ~ Ketua Umum Relawan TIK Tangerang Raya memberikan Materi tentang Agen Perubahan Informatika Desa (API Desa).

Menurut Abil sapaan akrab Ahmad Satibi "dengan adanya ini (Kopdar) kopi darat kita banyak saling memberi di pemuda apalagi ini saya bisa berbagi materi tentang Pendidikan Lingkungan bagi Wirausaha Bank Sampah di Pemuda Desa Sasak, Sampah itu Bisa jadi Emas Kalo tahu tata kelolanya dalam manajemen Bank Sampah".
Menurut Adji sapaan akrab Pak Wiaji C. "beliau sangat bersyukur bisa datang diacara (Kopdar) kopi darat dareah Desa Sasak ini karena saya bisa bertatap muka langsung di Desa Sasak dan berdiskusi kecil dengan Pemuda sini, saya harap ini tetap ada komunikasi sampai tercipta Kelompok Informasi Masyarakat dan bisa dibimbing dengan Pemuda Desa Sasak ini".
 (Narasumber Wiaji C.)

Menurut Jumadi " ini adalah momen keakraban antar Pemuda yang paling baik karena dengan adanya acara ini semoga saja bisa menjadi Pemuda yang Peduli dan Bergerak Langsung demi Pembangunan Desa Sasak ini".
dari kesimpulan 3 Pemateri adalah begitu pentingnya di Era Digital ini untuk Pemerintah khususnya Perangkat Desa dan Pemuda karena di era ini sering terjadi hal-hal yang tak mungkin bisa terjadi di Media Sosial entah ujaran Kebencian dan Isu-isu yang tidak baik, maka dari itu Pemuda harus bisa Peduli akan era ini karena jangan sampai mengabaikan Lingkungan di sekitar kita.
Semoga dengan adanya Pemanfaatan Media Sosial ini demi memajukan Pembangunan Desa sasak semoga bisa berhasil apalagi Pemuda Bisa ikut andil dalam Revolusi Mental untuk kemajuan Pembangunan Desa Sasak.(07/10/2017)
Penulis ~ Kang Jumadi Doel 93

Sesi Foto Bersama

http://kangjumadi.my.id/2017/10/07/kopi-darat-pemanfaatan-media-sosial-untuk-desa-sasak-dan-pemuda-desa-sasak/

Postingan populer dari blog ini

Literasi Digital Kota Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara

Emangnya kita harus menjaga etika juga ya di sosial media? Oh ya tentu dong! Sama aja kayak kita di dunia nyata, harus menjaga etika bersosial. Tau kan jaman sekarang banyak banget yang memberikan ujaran kebencian di sosmed. Jangan sampai ya kita jadi netizen yang seperti itu. Makanya kalian harus ikutan nih Webinar Literasi Digital, hari *Selasa, 29 Juni 2021 pukul 13.00 WIB.* Supaya kalian bisa memberikan contoh yang baik dalam berinternet. Daftar sekarang ya!  *Link zoom* per-masing2 event di kota/kabupaten:  http://s.id/LitDigTebingTinggi_2906 *(Kabupaten Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara)* Mendapatkan E-Sertifikat Dan ada Doorprize nya loh untuk 10 orang yang beruntung sebesar Rp. 100rb melalui E-Money/Dompet Digital (Gopay, Ovo, Dana)  #MakinCakapDigital #LiterasiDigital #BanggaJadiRelawanTIK

Sungai Cirarab tercemar Limbah

Kang Jumadi Doel 93 ~ Kabupaten Tangerang - Sungai Cirarab kondisinya memprihatinkan, sungai yang melintas di wilayah Sepatan ini diduga tercemar oleh limbah pabrik yang berada di kawasan akong. Pantauan dilapangan, dari pintu masuk Kawasan Akong sampai ke jembatan yang menghubungkan ke sungai Cirarab nampak berderet pabrik yang tidak terpasang nama pabrik. Di antara pabrik-pabrik tersebut dibuat saluran air yang menuju Sungai Cirarab dimana airnya terlihat hitam pekat yang berasal dari limbah pabrik. Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Tangerang Utara (Himaputra) Ahmad Satibi mengatakan, jika salah satu sumber pencemaran di Sungai Cirarab berasal dari kawasan Pabrik Akong. Hal tersebut lanjut pria yang akrab dipanggil Abil ini, terlihat dengan kondisi air di pembuangan air kawasan Akong warnanya hitam pekat. "Penyumbang tercemarnya Sungai Cirarab dari pabrik di Kawasan Akong," kata Abil. Jumat, (21/7/2017). Menurut Abil, seharusnya di kawasan Pabrik Akong dipasang I